hewan juga makhluk hidup. :)

Tampilkan postingan dengan label Uncategory. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uncategory. Tampilkan semua postingan

Perdagangan satwa liar merupakan ancaman serius bagi kelestarian satwa liar, tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia. Tidak kurang 95% satwa yang dijual di pasar merupakan hasil tangkapan dari alam, bukan hasil penangkaran. Berbagai jenis satwa liar dan satwa langka yang dilindungi terancam punah karena masih diperdagangkan secara bebas di Indonesia. Alasannya karena semakin langka satwa tersebut maka semakin mahal pula harganya. Inilah yang menjadikan penyebab semakin maraknya perdagangan satwa liar di pasar gelap.
Bbeberapa fakta lain tentang perdagangan satwa yang team cegah satwa punahdapatkan dari Profauna Indonesia yaitu :


  • Sebanyak 40% satwa liar yang diperdagangkan mati akibat proses penangkapan yang menyakitkan, pengangkutan yang tidak memadai, kandang sempit dan makanan yang kurang. Perdagangan satwa liar itu adalah kejam!

  • 60% mamalia yang diperdagangkan di pasar burung adalah jenis yang langka dan dilindungi undang-undang. Perdagangan satwa liar itu adalah tindakan kejahatan!

  • 70% primata dan kakatua yang dipelihara masyarakat menderita penyakit dan penyimpangan perilaku. Banyak dari penyakir yang diderita satwa itu bisa menular ke manusia.

  • Lebih dari 100.000 burung paruh bengkok setiap tahunnya ditangkap dari alam Papua dan Maluku. Penangkapan ini juga melibatkan oknum militer. Sebagian besar burung tersebut adalah ditangkap secara ilegal dari alam.

  • Burung paruh bengkok (nuri dan kakatua) ditangkap dari alam dengan cara-cara yang menyiksa dan menyakitkan satwa. Bulunya dicabuti agar tidak bisa terbang.

  • Setiap tahunnya ada sekitar 1000 ekor orangutan Kalimantan yang diselundupkan ke Jawa dan juga luar negeri. Sebagian besar orangutan yang diperdagangkan adalah masih bayi. Untuk menangkap seekora bayi orangutan, pemburu harus membunuh induk orangutan itu yang akan mempertahankan anaknya sampai mati.

  • Sekitar 3000 owa dan siamang setiap tahunnya diburu untuk diperdagangkan di dalam negeri dan diselundupkan ke luar negeri.
Melihat semua kenyataan di atas maka sangat mungkin beberapa tahun sebagian besar spesiaes satwa liar akan punah dari bumi indonesia. Dibutuhkan ketegasan dari pemerintah dan kesadaran masyarakat untuk mencegah satwa-satawa liar tersebut dari kepunahan. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk tetap menjaga kelestarian satwa-satwa liar.
READ MORE - Perdangangan Satwa Liar

Label: ,

Kita sering mengira bahwa serangga hanya dapat melukai diri kita dengan gigitannya yang tak memiliki tingkat berbahaya namun apakah kita tahu bahwa gigitan serangga ada yang memiliki racun yang sangat berbahaya. Inilah 10 serangga yang memiliki racun atau yang lebih spesifiknya lagi serangga yang paling beracun di dunia.

10.Fire Ants


Fire ant menyebakan paling banyak gigitan dan kematian di antara jenis semut lainnya. Sekitar 20 kematian di dunia sengatan nya menyebabkan kita merasa seperti kena bakar, pembengkakan yg sakit dan bisa mati kalo ada reaksi alergi. Ditemukan di Asia, Amerika, Eropa.

9.KillerBee

[killer+bee.jpg]

Killerbee adalah serangga yg paling banyak membunuh nomor 2 (nomor 1 nya nyamuk). Sekitar 600 kematian pertahun di dunia. Kalo di USA nya sendiri, 100 orang mati. Lebah paling AGRESIF jika di sengat, terjadi pembengkakan yg sakit, bisa mati karena reaksi alergi dan mungkin sesak napas. Di temukan di Amerika Utara, Amerika Selatan 

8.Yellow Jacket


Tawon jenis ini adalah yang paling AGRESIF. Menyebabkan kasus gigitan paling banyak di antara tawon. Jika di sengat menyebabkan, kemerah-merahan, gatal-gatal, pembengkakan di kulit yg menyakitkan, bisa mati karena reaksi alergi. Di temukan di Amerika Utara 

7.Centipede

[centi+pede.jpg]

Kelabang paling berbisa diantara species kelabang yg lain. Jika di sengat, bisa gatal-gatal, pembengkakan dan reaksi alergi, gagal ginjal, perhentian jantung bisa terjadi dan menyebabkan kematian. Di temukan di Amerika Selatan 

6.Western Honeybee

[6a00e54efefac8883300e553b3e4e48834-500wi.jpg]

Lebah paling BERBISA, tapi kurang agresif dan jarang menyeran di bandingkan dengan Africanized Honeybee (killerbee) jika di sengat. Gatal-gatal, bengkak, kemerah-merahan, mati jika ada reaksi alergi di temukan di Eropa.

5.Paper Wasp

[paper.jpg]

Tawon paling BERBISA dan menyebabkan kematian paling banyak di antara tawon yang lain. Sekitar 30 kematian di dunia. Jika di sengat reaksinya adalah kemerah-merahan, gatal-gatal, bengkak, bisa juga kena diare, panas, kejang-kejang, gagal ginjal. Bisa mati jika alergi. Di temukan di Amerika Utara, Eropa.

4.Giant Japanese Hornet

[gianthornet3.jpg]

Serangga bersayap paling BERBISA. Menyuntikkan racun paling banyak dalam satu sengat-an. Jika di sengat reaksinya adalah pembengkakan yg luar biasa sakitnya di kulit dan bisa nge-Dissolve kulit manusia. Bisa mati karena reaksi alergi. Karena efek racun, bisa menyebabkan kegagalan pernapasan. Di temukan di Jepang, Korea, China, Taiwan, Sri Lanka, India.

3.Red Harvester

[harvester_1.jpg]

Salah satu semut paling BERBISA, tapi kurang agresif dibandingkan Fire Ants. Hanya pernah di temukan di USA. Jika di sengat akan terjadi pembengkakan yang sangat sakit di kulit. Bisa mati karena reaksi alergi. 

2.Lonomia Caterpillar

[2354800399_03d3985afa.jpg]

Ulat paling BERBISA di dunia dan serangga paling BERBISA di dunia nomor 2.  Jika di Sengat akan gatal-gatal jika di pegang, pembengkakan yang menyakitkan, muntah-muntah dan demam. Bisa juga pendarahan termasuk pendarahan otak dan gagal ginjal. Bisa mati karena Pendarahan yg besar. Di temukan di Amerika Selatan. 

1.Yellow Harvester Ant

[pogo1.jpg]

Nama lainnya adalah Maricopa Harvester Ant. Yup, kecil dan keliatan-nya tak berbahaya. Tapi ini serangga paling BERBISA. Dengan test LD50 nya yg paling rendah. Hanya di temukan di Arizona dan USA. Jika di gigit reaksinya adalah pembengkakan yang sangat sakit. Bisa mati jika ada reaksi alergi. 1 sengat-an bisa membunuh tikus dengan berat 2kg.
READ MORE - 10 Serangga yang Paling Beracun di Dunia

Label: ,

Inilah Jangkrik Terbesar Didunia

0 Comments Diposting oleh WILDLIFE PROJECT di 03.06

Serangga raksasa ini sering disebut wetas. Panjang Mereka bisa sepanjang 10 cm (4 inci) tanpa menghitung kaki mereka dan antenanya. Wah, lumayan yah untuk seekor serangga. Dan berat mereka bisa sampai 70 gram (2,5 ons), yang lebih berat daripada burung pipit.

 

Serangga ini makanannya tanaman dan buah - buahan. Jenis wetas ini dari New Zeland, dan hampir punah seratus tahun yang lalu dimakan oleh tikus dan mamalia kecil lainnya. Tapi Mereka baru-baru ini telah ditemukan lagi di daratan di New Zeland.
READ MORE - Inilah Jangkrik Terbesar Didunia

Label: ,

ubur_ubur

Menurut laporan berita Rusia, beberapa ilmuwan baru-baru ini telah menemukan semacam mikro-organisme laut yang disebut "Turritopsis nutricula", mungkin adalah satu-satunya makhluk yang hidup abadi di dunia.

Para ilmuwan mengatakan diameter "Turritopsis nutricula" hanya 4-5 mm, organisme yang sangat kecil ini, malah mempunyai kemampuan "kembali awet muda".

Menurut ilmuwan yang telah lama terlibat dalam penyelidikan sekitar 4.000 "Turritopsis nutricula", hasilnya menunjukkan bahwa ubur-ubur semacam ini dapat menjadi "kembali muda" lagi, tidak ada satupun yang pernah mati karena unsur mereka sendiri.

Ilmuwan menegaskan bahwa: "Turritopsis nutricula" adalah satu-satunya biologi yang ditemukan yang dapat kembali dari tahap sexual dewasa ke tahap larva.

Dalam keadaan normal, ubur-ubur setelah selesai bereproduksi akan mati, namun "Turritopsis nutricula" setelah mencapai kedewasaan sexual akan kembali ke tahap muda dan kembali memulai suatu proses kehidupan yang lain, dari teori ini dapat dikatakan siklus ini akan berulang terus.

�Turritopsis nutricula" termasuk� Hydrozoa adalah semacam organisme pemangsa dengan mikro-organisme sebagai makanan utama, menggunaan metode perambatan vegetatif, dan banyak hidup di perairan tropis.

Juga dapat melekat pada kapal yang berlayar ke seluruh dunia, karena volumenya� yang sangat kecil, sehingga tidak bisa dilihat apakah berdampak pada ekosistem.

Adapun bagaimana proses ajaib "Turritopsis nutricula" menyelesaikan "kembali ke muda", misteri di dalamnya masih harus menunggu para ahli biologi laut dan genetika untuk menjawabnya.
READ MORE - Ilmuwan Menemukan Satu-satunya "Makhluk yang Hidup Abadi "

Label: ,

Palingenia Longicauda atau dikenal juga dengan nama Tisa’s Flower adalah suatu spesies serangga purba. Spesies serangga ini diperkirakan berasal dari 200 juta yang lalu. Salah satu tempat pemunculan serangga ini adalah di Tisa River.

Tisa River atau Sungai Tisa adalah salah satu suaka terakhir dimana setiap tahun serangga tersebut muncul dalam jumlah yang sangat besar. Hal tersebut merupakan sebuah tontonan yang langka, “wedding dance” di atas Sungai Tisa.


Hanya beberapa hari di bulan Juni setiap tahunnya (bahkan tidak setiap tahun) Tisa’s Flower lahir, ka’win, dan mati. Selama 3 jam segalanya akan berakhir, hidup yang sangat singkat. Serangga jenis ini tidak mempunyai mulut, mereka hidup hanya untuk ka’win lalu mati.

Hidup yang sangat singkat, tapi sangat indah Ini benar-benar pemandangan langka yang susah untuk diceritakan hanya melalui gambar atau kata-kata.
 
 
 
Sangatlah menarik untuk menyaksikan fenomena tersebut, yang merupakan salah satu fenomena terindah yang hanya berlangsung selama 5 hari saja di bulan Juni. Ribuan serangga ini terbang dengan semangatnya memenuhi seluruh sungai.
 

Serangga Palingenia Longicauda ini merupakan salah satu serangga “mayfly” yang terbesar di Eropa. Jenis serangga jantan panjangnya dapat mencapai 12 cm, dari kepala sampai ekor. Serangga ini berada pada masa larva selama 3 tahun. Selama 3 tahun tersebut, larva berada di dasar sungai.

Tetapi masa hidupnya sangat singkat yaitu 3 jam saja. Begitu lahir mereka tumbuh dewasa, berpasang-pasangan kemudian langsung mati. Serangga ini mempunyai sayap yang unik, sayap mereka akan berganti kulit setelah mancapai fungsi utamanya.


Tisa's Flower tumbuh dewasa hanya satu kali. Dan di saat pertengahan bulan Juni, pada pukul 5.00 – 6.00 PM, mereka akan menari-nari di atas sungai dalam kelompok yang besar. Kemudian mereka akan berganti kulit di atas pohon, di tanah, atau dimanapun tempat yang mereka hinggapi.

Fenomena tersebut dikenal dengan nama Tissa Blooming atau Pemekaran Tisa. Setelah mereka tumbuh dewasa secara penuh (setelah beberapa detik mereka berganti kulit), serangga jantan hanya memiliki beberapa jam saja untuk menemukan betina pasangan mereka dan berpsangan sebelum mereka mati.

Setelah berpasangan atau ka’win , serangga betina terbang menyusuri sungai untuk memastikan apakah telurnya sudah berada di dalam sungai dan jatuh ke dalam dasar sungai. Kemudian telur tersebut akan menjadi larva dalam waktu 45 hari dan akan menetas setelah 3 tahun.
 
 
Serangga ini merupakan serangga yang sensitive dengan polusi. Jika mereka berada di sebuah sungai, pastilah sungai tersebut merupakan sungai yang bersih. Disamping sebagai indicator lingkungan, serangga ini juga makanan yang bagus buat ikan, sehingga beberapa pemancing menggunakan serangga ini sebagai umpan pada pancing mereka.
 
Saat ini serangga Palingenia longicauda sudah punah di beberapa Negara Eropa dan hanya bisa ditemui di Serbia dan Hungaria.
READ MORE - Tisa's Flower, Serangga Purba Yang Masa Hidupnya Hanya 3 Jam

Label: ,

Banyak yang mengatakan bahwa air keran di New York terasa nikmat. Tapi taukah Anda bahwa ada krustasea kecil yang dinamakan copepoda di air itu? Copepoda ini sebenarnya berbahaya dan tidak terlihat oleh mata telanjang. Copepoda adalah golongan udang renik yang sering menyerang tubuh ikan bagian luar dan insang. 

Parasit ini dapat hidup di air tawar maupun air asin dan sangat sulit dikontrol. Anggota copepoda yang bukan parasit sering berperan sebagi inang perantara dari parasit cacing. Banyak parasit Copepoda yang menembus daging ikan tanpa dapat dicegah oleh bahan kimia. 

Tubuhnya dilengkapi dengan alat yang dapat digunakan untuk mengaitkan tubuhnya pada insang dan mengisap sari makanan. Serangan parasit ini umumnya tidak menimbulkan kematian pada ikan sebab ia hanya mengisap darahnya saja sehingga ikan menjadi kurus. 

Luka bekas alat pengisap ini merupakan bagian yang mudah diserang oleh bakteri atau jamur. Infeksi sekunder inilah yang bisa menyebabkan kematian ikan secara masal.

Copepoda sengaja ditambahkan ke air keran ini untuk makan larva nyamuk untuk menjaga supaya sumber air ini selalu bersih.


http://2.bp.blogspot.com/_Xg_ucGSwcGY/TIhZHE43g_I/AAAAAAAAAJ0/qPjNdNcJvgs/s1600/bakteri.JPG

Copepoda, Hewan Kecil Yang Jauh Lebih Kuat Dari Mesin Motor

Hewan terkuat di dunia copepoda hanya memiliki panjang 1 milimeter. "Kesuksesan evolusi copepoda sangat terkait dengan kemampuan melarikan diri dari predator. Kekuatan meloloskan diri sangat kuat dan efektif," ujar Profesor Thomas Kiorboe dari National Institute of Aquatic Resources Technical University Denmark.

Sebagaimana diberitakan oleh ScienceDaily, peneliti memiliki perekam video berkecepatan tinggi. Thomas Kiorboe mampu memberikan detail dari usaha pelarian diri copepoda dengan cara melompat dengan rekaman tersebut, kekuatannya membuat peneliti kagum.

"Mereka mampu melompat dengan rata-rata kecepatan setengah meter per detik, berarti dilakukan hanya dalam waktu kurang dari beberapa ribu detik," ujar Thomas Kiorboe.

"Hal tersebut menunjukkan bahwa copepoda dihubungkan dengan ukurannya yang sangat kecil, memiliki kekuatan 10 kali lebih kuat dari hewan atau mesin motor apapun buatan manusia."

Hasil dari penelitian lompatan menakjubkan tersebut telah dipublikasikan secara penuh dan jurnal Royal Society Interface.

Peneliti berhasil mengungkap kesimpulan bahwa kekuatan copepoda 10-30 kali lebih kuat dari spesies lainnya dengan produksi kekuatan maksimum yang juga konstan didapatkan dari pelontar superior kaki bercabang lima yang biasa digunakan untuk berenang tersebut memiliki dua mekanisme terpisah.

"Penjelasannya adalah copepoda memiliki dua mekanisme dengan dua gaya dorong terpisah dari kaki kuatnya," ujar Thomas Kiorboe.

Copepoda adalah grup crustacea kecil yang dapat ditemui di laut dan hampir di semua habitat air tawar dan mereka membentuk sumber terbesar protein di samudra. Banyak spesies seperti plankton, tetapi banyak juga spesies benthos dan beberapa spesies kontinental dapat hidup di habitat limno-terestrial dan lainnya di tempat terestrial basah, seperti rawa-rawa.

Tim ilmuwan dari Denmark, secara resmi menobatkan copepoda sebagai hewan pelompat tercepat di dunia. Krustasea bawah air menggunakan hingga 5 pasang kaki untuk mendorong air, dan mempercepat hingga 500 panjang tubuhnya dalam waktu 1 detik. Demikian dilaporkan "News Discovery", baru-baru ini.

Copepoda termasuk zooplankton, dewasanya berukuran antara 1 dan 5 mm, biasanya dimanfaatkan sebagai pakan larva ikan karena selain mempunyai nilai nutrisi yang tinggi juga karena ukuran tubuh yang bervariasi sehingga sesuai tingkat perkembangan larva ikan.

:









READ MORE - Copepoda, Makhluk Penghuni Air Keran di New York

Label: ,

COUNTER

free counters

FOLLOWERS